Kisah Agen BRILink Sumbawa: Dari Solusi Transaksi Warga hingga Buka Lapangan Kerja Baru

Arif Ahmad
3 Min Read


Stailitas.id – Akses terhadap layanan keuangan di wilayah pelosok Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan kemajuan signifikan melalui model perbankan berbasis komunitas. Salah satu potret keberhasilannya tercermin di Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete, Kabupaten Sumbawa, di mana kehadiran Agen BRILink mampu memangkas jarak tempuh warga hingga belasan kilometer untuk bertransaksi.

Rieche Endah, seorang warga setempat yang menjadi mitra Agen BRILink sejak 2013, menjadi pionir yang menghadirkan solusi perbankan mulai dari transfer dana hingga penarikan tunai di tengah keterbatasan akses kantor cabang bank.

“Dulu masyarakat harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mengirim uang. Sejak ada layanan ini, pelaku usaha kecil dan warga sekitar merasa sangat terbantu karena transaksi bisa dilakukan lebih dekat dan cepat,” ungkap Rieche dalam keterangannya, dikutip Senin (23/3/2026).

Mitigasi Risiko dan Edukasi Keamanan

Selama lebih dari satu dekade beroperasi, tantangan terbesar yang dihadapi adalah ancaman penipuan dan risiko kesalahan transaksi. Namun, sinergi dengan petugas BRI dalam mengenali modus kejahatan perbankan membuat operasional tetap berjalan aman.

“Kami dibantu petugas BRI dalam mengenali modus penipuan, sehingga semuanya masih bisa dikendalikan dengan ketelitian ekstra di setiap transaksi,” tambahnya. Keberhasilan Rieche bahkan kini telah memberikan dampak sosial dengan membuka lapangan pekerjaan bagi anak muda di desanya.

Capaian Strategis Inklusi Keuangan BRI

Secara terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya memberikan apresiasi atas peran mitra Agen BRILink yang menjadi garda terdepan dalam mendorong sharing economy.

“Ini adalah gambaran konkret bagaimana kolaborasi BRI dan masyarakat dapat memperkuat ekonomi kerakyatan serta membangun kemandirian masyarakat desa secara berkelanjutan,” ujar Akhmad.

Hingga akhir Desember 2025, BRI mencatatkan performa gemilang pada lini bisnis ini:

  • Jumlah Agen: Mencapai lebih dari 1,1 juta agen, tumbuh 12,2% secara tahunan (year-on-year/yoy).

  • Jangkauan: Tersebar di lebih dari 66.000 desa, menjangkau 80% wilayah Indonesia.

  • Volume Transaksi: Tembus Rp1.746 triliun, meningkat 9,9% (yoy).

Kehadiran Agen BRILink tidak hanya mempermudah urusan perbankan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memutar roda perekonomian desa melalui imbal jasa (fee-based income) yang dinikmati oleh para agen, menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan mandiri. ***



Source link

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *