Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Arif Ahmad
3 Min Read


Stabilitas.id — Raksasa produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memacu dekarbonisasi di sektor konstruksi lewat penguatan ekosistem inovasi berbasis sains. Emiten berkode saham SMGR ini resmi memperpanjang kemitraan strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna meneliti dan memproduksi material bangunan hijau (green material) yang aplikatif dan ramah lingkungan.

Sinergi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian, bertepatan dengan agenda ”BRIN Goes To Industry 4” di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan jembatan komersialisasi hasil riset ke sektor riil sekaligus implementasi taktis dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“BRIN berkontribusi pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset dan inovasi yang berorientasi harmoni antara manusia, alam, serta mitigasi perubahan iklim,” ujar Amarulla, dikutip Rabu (20/5/2026).

Hilirisasi Beton Hijau dan Teknologi Self-Healing

Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengungkapkan, riset mendalam merupakan kunci utama untuk menjawab tantangan industri konstruksi modern yang kini menuntut efisiensi tinggi serta emisi karbon rendah. Kerja sama ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi awal yang diinisiasi sejak Juli 2023 lalu.

Dalam portofolio riset bersama BRIN, SIG fokus menguji coba sejumlah teknologi material mutakhir, antara lain:

  • High Performance Concrete (HPC): Pengembangan beton berperforma tinggi dengan memanfaatkan Semen Hidraulis yang lebih rendah emisi.

  • Self-Healing Concrete: Inovasi beton pintar yang mampu mendeteksi dan memperbaiki keretakan struktur secara mandiri tanpa intervensi eksternal, sehingga memperpanjang usia bangunan.

  • Chemical Additives: Rekayasa bahan kimia tambahan khusus untuk mengoptimalkan karakteristik semen dan beton.

  • Beton Hijau Pesisir: Formulasi beton ramah lingkungan yang didesain tangguh menahan korosi air laut guna mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir dan maritim.

Optimalkan Infrastruktur – SDM

Selain pengembangan formula material baru, ruang lingkup MoU mencakup pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana laboratorium riset milik kedua belah pihak. Langkah ini dinilai akan memangkas biaya riset dan pengembangan (R&D cost) serta mempercepat waktu masuk ke pasar (time-to-market) bagi produk-produk inovasi baru SIG. Kemitraan ini juga mencakup advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan serta program peningkatan kompetensi SDM peneliti industri.

“Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang bermutu dan ramah lingkungan. Hal ini sejalan dengan cetak biru transformasi SIG untuk memperkuat portofolio produk turunan semen hilir,” pungkas Indrieffouny. ***



Source link

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *