Stabilitas.id – PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) resmi mengumumkan rencana penjajakan integrasi dengan kantor cabang MUFG Bank, Ltd. di Indonesia (MUFG Indonesia). Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menggabungkan operasional kedua entitas di bawah satu naungan.
Dalam keterbukaan informasi yang dirilis Senin (11/5/2026), manajemen Danamon menyebut integrasi ini bertujuan menggabungkan keahlian jaringan global MUFG dengan kekuatan basis nasabah nasional Danamon. Konsolidasi ini diprediksi akan melahirkan salah satu institusi finansial terbesar di Indonesia.
“Struktur integrasi nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Integrasi yang diajukan kepada regulator dan pemegang saham. Proses ini diperkirakan akan efektif pada tahun 2027,” tulis manajemen Danamon dalam keterangannya, dikutip Rabu (13/5/2026).
Sinergi Aset Rp482 Triliun
Langkah penggabungan ini akan menciptakan raksasa baru di industri perbankan nasional. Berdasarkan data akhir 2025, Bank Danamon tercatat memiliki aset konsolidasian sebesar Rp275,7 triliun, yang didukung oleh unit usaha syariah dan pembiayaan otomotif melalui PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF).
Sementara itu, MUFG Indonesia yang fokus pada nasabah korporasi multinasional dan perusahaan Jepang memiliki aset sebesar Rp207 triliun. Dengan integrasi ini, entitas gabungan berpotensi mengelola total aset mencapai Rp482,7 triliun.
Danamon sendiri telah menjadi entitas anak konsolidasian MUFG sejak 2019. Pasca-integrasi nanti, bank hasil penggabungan tetap akan menjadi entitas anak di bawah kendali MUFG Bank, Ltd.
Layanan Nasabah Tetap Normal
Manajemen memastikan bahwa selama proses persiapan hingga penandatanganan perjanjian mengikat, tidak ada perubahan dalam kegiatan operasional harian. Nasabah Danamon maupun MUFG Indonesia tetap dapat mengakses produk dan layanan perbankan di seluruh jaringan kantor tanpa kendala.
“Seluruh hubungan kontraktual dengan mitra usaha, vendor, hingga perusahaan alih daya tetap berlaku sebagaimana mestinya sampai proses integrasi rampung,” tegas perseroan.
Rencana ini juga dinilai sejalan dengan agenda Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus mendorong konsolidasi industri perbankan nasional guna meningkatkan daya saing serta resiliensi sektor keuangan Indonesia di tingkat regional.***
Profil Konsolidasi Danamon – MUFG Indonesia (Proyeksi 2027):
| Indikator (Data Des 2025) | Bank Danamon (BDMN) | MUFG Indonesia | Entitas Gabungan |
| Total Aset | Rp275,7 Triliun | Rp207 Triliun | Rp482,7 Triliun |
| Segmen Utama | Retail, SME, Syariah, Otomotif | Korporasi & Multinasional | Full Service Banking |
| Status Kepemilikan | Anak Usaha MUFG | Cabang Asing MUFG | Anak Usaha MUFG |
| Tahun Berdiri di RI | 1956 | 1968 | – |

