{"id":2374,"date":"2026-04-15T23:34:00","date_gmt":"2026-04-15T16:34:00","guid":{"rendered":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/imf-sebut-indonesia-bright-spot-ekonomi-global-puji-sinergi-fiskal-dan-moneter\/"},"modified":"2026-04-15T23:34:00","modified_gmt":"2026-04-15T16:34:00","slug":"imf-sebut-indonesia-bright-spot-ekonomi-global-puji-sinergi-fiskal-dan-moneter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/imf-sebut-indonesia-bright-spot-ekonomi-global-puji-sinergi-fiskal-dan-moneter\/","title":{"rendered":"IMF Sebut Indonesia &#8216;Bright Spot&#8217; Ekonomi Global, Puji Sinergi Fiskal dan Moneter"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p data-path-to-node=\"4\"><span style=\"color: #ff0000;\"><strong>Stabilitas.id<\/strong><\/span> \u2013 Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan apresiasi tinggi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Indonesia dinilai berhasil menjaga keseimbangan antara stabilitas makroekonomi dan momentum pertumbuhan secara optimal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"5\">Pujian tersebut disampaikan langsung oleh <i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"42\">Managing Director<\/i> IMF, Kristalina Georgieva, dalam pertemuan dengan Gubernur Bank Indonesia (BI), Menteri Keuangan RI, dan anggota DPR RI di sela-sela rangkaian <i data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"203\">IMF Spring Meetings<\/i> di Washington D.C., Selasa (14\/4\/2026).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\">Georgieva menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu \u201c<i data-path-to-node=\"6\" data-index-in-node=\"59\">bright spot<\/i>\u201d dalam perekonomian global. Hal ini didasari oleh fundamental ekonomi yang kuat, kebijakan yang kredibel, serta disiplin fiskal yang konsisten dalam mempertahankan defisit di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"6\"><b data-path-to-node=\"7\" data-index-in-node=\"0\">Respon Kebijakan Non-Konvensional<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\">Dalam pertemuan lanjutan dengan investor global, Bank Indonesia (BI) menekankan bahwa respons kebijakan yang diambil tidak lagi bersifat konvensional. BI menerapkan bauran kebijakan (<i data-path-to-node=\"8\" data-index-in-node=\"183\">policy mix<\/i>) yang terintegrasi untuk menghadapi tekanan eksternal.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\">\u201cRespons kebijakan kami bersifat adaptif dan <i data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"45\">forward-looking<\/i>. Kami mengombinasikan kebijakan moneter yang fokus pada stabilitas dengan kebijakan makroprudensial yang pro-pertumbuhan, serta penguatan sistem pembayaran digital,\u201d tulis otoritas moneter dalam keterangan resminya, Rabu (15\/4\/2026).<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">BI juga menegaskan komitmennya dalam mengelola nilai tukar secara fleksibel namun terukur. Penguatan instrumen moneter terus dilakukan guna menjaga daya tarik aset domestik agar tetap kompetitif di mata investor global.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\"><b data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"0\">Transformasi Struktural &amp; Hilirisasi<\/b><\/p>\n<p data-path-to-node=\"12\">Selain stabilitas jangka pendek, Pemerintah Indonesia turut memaparkan arah transformasi struktural jangka menengah. Fokus utama terletak pada penciptaan ekonomi bernilai tambah tinggi melalui program hilirisasi industri dan pengembangan sektor berbasis teknologi.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\">Investor global mencatat bahwa kuatnya permintaan domestik dan inflasi yang terjaga dalam sasaran menjadi pilar utama ketahanan Indonesia. Pemulihan intermediasi perbankan yang berjalan positif juga memberikan sinyal kuat bahwa aktivitas ekonomi riil tetap bergerak progresif.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"14\">Sinergi antara disiplin fiskal pemerintah dan kebijakan moneter BI yang independen namun terkoordinasi, diyakini akan terus memperkuat kredibilitas nasional. Langkah ini dipandang krusial untuk memastikan Indonesia tetap adaptif dalam menghadapi dinamika geopolitik dan volatilitas pasar keuangan dunia. ***<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.stabilitas.id\/imf-sebut-indonesia-bright-spot-ekonomi-global-puji-sinergi-fiskal-dan-moneter\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Stabilitas.id \u2013 Dana Moneter Internasional (IMF) memberikan apresiasi tinggi terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Indonesia dinilai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2374","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}