{"id":1334,"date":"2026-01-24T16:29:00","date_gmt":"2026-01-24T09:29:00","guid":{"rendered":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/anak-terlihat-sehat-tapi-kurang-gizi-waspadai-hidden-hunger\/"},"modified":"2026-01-24T16:29:00","modified_gmt":"2026-01-24T09:29:00","slug":"anak-terlihat-sehat-tapi-kurang-gizi-waspadai-hidden-hunger","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/anak-terlihat-sehat-tapi-kurang-gizi-waspadai-hidden-hunger\/","title":{"rendered":"Anak Terlihat Sehat Tapi Kurang Gizi? Waspadai Hidden Hunger"},"content":{"rendered":"<p><br \/>\n<\/p>\n<div>\n<p><strong>JAKARTA, IndonesiaSatu.co<\/strong>\u00a0\u2014 Sebagai orang tua, rasanya lega melihat anak aktif, ceria, dan berat badannya terlihat normal. Tapi tahukah Ayah dan Bunda, anak yang tampak sehat belum tentu benar-benar tercukupi gizinya?<\/p>\n<p>Dokter mengingatkan adanya kondisi yang disebut\u00a0hidden hunger\u00a0atau kelaparan tersembunyi. Anak tidak kekurangan makanan, tetapi\u00a0kekurangan zat gizi penting\u00a0yang dibutuhkan tubuh untuk tumbuh optimal.<\/p>\n<p><strong>Apa Itu\u00a0<em>Hidden Hunger<\/em>?<\/strong><\/p>\n<p><em>Hidden hunger<\/em>\u00a0terjadi saat anak mendapatkan cukup\u2014bahkan berlebih\u2014kalori, tetapi\u00a0kurang mikronutrien\u00a0seperti zat besi, zinc, dan vitamin D. Karena tidak selalu terlihat dari luar, kondisi ini sering luput dari perhatian.<\/p>\n<p>Padahal, meski angka stunting nasional menurun (dari 21,5% pada 2023 menjadi 19,8% pada 2024), Indonesia kini menghadapi tantangan gizi yang lebih kompleks. Para ahli menyebutnya sebagai triple burden gizi: stunting, obesitas, dan defisiensi mikronutrien.<\/p>\n<p><strong>Kenapa Bisa Terjadi?<\/strong><\/p>\n<p>Menurut dr. Monique Carolina Widjaja, M.Gizi, Sp.GK, Dokter Gizi Klinik di Primaya Hospital Tangerang, banyak orang tua tanpa sadar lebih fokus pada rasa kenyang dibandingkan kualitas makanan anak.<\/p>\n<p>\u201cAnak kenyang belum tentu gizinya cukup. Banyak anak mengonsumsi karbohidrat berlebih, tapi kurang protein hewani dan mikronutrien penting,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kondisi ini makin diperparah dengan tingginya konsumsi makanan ultra-proses seperti nugget, sosis, sereal manis, dan camilan kemasan.<\/p>\n<p>\u201cMakanan ini praktis dan disukai anak, tapi rendah kualitas gizi. Jika dikonsumsi terus-menerus, bisa memicu obesitas dan masalah kesehatan sejak usia dini,\u201d tambah dr. Monique.<\/p>\n<p><strong>Tanda-Tanda\u00a0<em>Hidden Hunger<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Anak dengan\u00a0<em>hidden hunger<\/em>\u00a0bisa terlihat sehat, tapi menunjukkan tanda-tanda kecil berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Mudah lelah dan\u00a0sulit berkonsentrasi<\/li>\n<li>Sariawan sering muncul\u00a0atau gusi mudah berdarah<\/li>\n<li>Rambut terlihat\u00a0kusam dan mudah rontok<\/li>\n<li>Anak\u00a0sering sakit\u00a0atau infeksi berulang<\/li>\n<\/ul>\n<p>Gejala ini sering dianggap sepele atau \u201cmemang lagi fase tumbuh kembang\u201d, padahal bisa menjadi sinyal awal kekurangan gizi.<\/p>\n<p><strong>Tips Cegah\u00a0<em>Hidden Hunger<\/em>\u00a0Sejak Dini<\/strong><\/p>\n<p>Tenang, Ayah dan Bunda.\u00a0<em>Hidden hunger<\/em>\u00a0bisa dicegah dengan langkah sederhana berikut:<\/p>\n<p>1. Perhatikan isi piring, bukan cuma habis atau tidak<br \/>Pastikan anak mendapatkan karbohidrat, protein hewani, lemak sehat, sayur, dan buah setiap hari.<\/p>\n<p>2. Batasi makanan ultra-proses<br \/>Boleh sesekali, tapi jangan jadi menu utama harian.<\/p>\n<p>3. Variasikan sumber protein<br \/>Telur, ikan, daging, susu, dan kacang-kacangan membantu memenuhi kebutuhan zat besi dan zinc.<\/p>\n<p>4. Biasakan anak makan makanan rumahan<br \/>Makanan segar lebih kaya gizi dan mudah dikontrol kualitasnya.<\/p>\n<p>5. Lakukan skrining gizi rutin<br \/>Meski anak tampak sehat dan aktif, pemeriksaan berkala tetap penting.<\/p>\n<p><strong>Apa Itu Skrining Gizi dan Kenapa Penting?<\/strong><\/p>\n<p>Skrining gizi membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum berdampak lebih besar. Pemeriksaan ini biasanya meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Pengukuran berat dan tinggi badan<\/li>\n<li>Pemeriksaan kondisi kulit, rambut, dan mulut<\/li>\n<li>Evaluasi pola makan harian<\/li>\n<li>Tes darah bila diperlukan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Langkah ini membantu mencegah stunting terselubung, obesitas, dan penyakit tidak menular di masa depan.<\/p>\n<p><strong>Ingat, Gizi Anak adalah Investasi Jangka Panjang<\/strong><\/p>\n<p>Menurut dr. Monique, nutrisi anak tidak hanya menentukan tinggi badan, tapi juga kecerdasan, daya tahan tubuh, dan kualitas hidup di masa depan.<\/p>\n<p>\u201cApa yang masuk ke piring anak hari ini akan menentukan kesehatannya di kemudian hari. Skrining gizi sebaiknya menjadi bagian dari perawatan rutin anak, sama pentingnya dengan imunisasi,\u201d tutupnya. ***<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p><br \/>\n<br \/><a href=\"https:\/\/www.stabilitas.id\/anak-terlihat-sehat-tapi-kurang-gizi-waspadai-hidden-hunger\/\">Source link <\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, IndonesiaSatu.co\u00a0\u2014 Sebagai orang tua, rasanya lega melihat anak aktif, ceria, dan berat badannya terlihat normal. Tapi tahukah Ayah dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1335,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-1334","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-blog"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1334","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1334"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1334\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1335"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1334"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1334"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/stabilitas.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1334"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}